
VDMX merupakan software VJ yang sudah cukup lama beredar, yakni sejak 1998. Menjadi sistem software yang tangguh, VDMX ternyata cukup rumit. Software ini membuat penggunanya dapat meracang fitur antarmukanya sendiri. Beberapa fitur unggulan VDMX 5 yakni live video input, komposisi kuarsa yang tergabung serta tatanan kustomisasi. Disebut sebagai software VJ terbaik, VDMX menyediakan sesi percobaan tetapi tidak bisa untuk menyimpan project. Jika ingin membeli, siapkan US$350 yang sudah mencakup lisensi.

ProVideoPlayer 2 merupakan software VJ yang mudah digunakan dengan fitur antarmuka yang bersih. Belum lagi fitur kuat di dalamnya. ProVideoPlayer 2 menambahkan alat tampilan multi layar yang bagus untuk mempermudah penggunaan banyak prosesor layar. Versi terbaru software ini yakni bisa mengintegrasikannya dengan antarmuka teknologi lainnya yang membuat pemetaan proyeksi, kendali dari konsol pencahayaan menjadi jauh lebih mudah.

Berikutnya adalah MadMapper yang lebih berfungsi sebagai software pemetaan dan software manipulasi piksel ketimbang software VJ atau mixing visual. Akan tetapi, MadMapper tetap dibutuhkan untuk membawa input video dan melengkungkan piksel, mengubahnya menjadi ArtNet atau memetakan video ke permukaan. MadMapper dirancang untuk “membentuk video” antara aplikasi.

Modul8 kuat dan banyak dipakai dalam beragam aplikasi video banyak layar. Modul8 dirancang sebagai software untuk acara langsung dan manipulasi media langsung. Hal menarik dari Modul8 yakni bisa membangun dan berbagi modul program dengan pengguna lainnya.

Yang terakhir telah cukup lama juga beredar di pasaran. Arkaos GrandVJ bisa dipakai pada hampir semua penyetelan video pada banyak layar. Software ini pun belum lama ini melakukan update sehingga kini mempunyai fitur antarmuka dan tampilan yang jauh lebih baik.
]]>
Kalian ingin akan satu hal tertentu bisa hadir pada momen yang tepat tanpa mesti menggerakkan dan mencari hal tersebut via mouse. Di sinilah kalian membutuhkan shortcut software Resolume yang terdapat pada keyboard komputer atau MIDI controller melalui tombol pada dua piranti tersebut.

Pada dasarnya shortcut ini mirip dengan CTRL-C dan CTRL-V untuk menyalin rekatkan akan tetapi untuk kali ini kalian bisa menentukan shortcut apa saja untuk mengendalikan Resolume ini. Resolume mendukung kendali eksternal melalui keyboard komputer, MIDI controller dan pesan OSC.
Sebagaimana kami ambil dari resolume.com, kalian bisa menggunakan shortcut untuk MIDI controller sama persis dengan keyboard kalian. Perbedaan hanya terletak pada informasi yang diberikan kepada Resolume bahwa kalian sudah terlebih dahulu menghubungkan MIDI controller. Kalian bisa melakukan hal ini melalui MIDI tab pada Preferences.
Untuk saat ini, yang perlu kalian lakukan adalah mengaktifkan MIDI Input dan MIDI Output bagi gawai yang ingin digunakan. Contoh melakukan shortcut sederhana seperti ini. Sebagai contoh, kalian menginginkan shortcut untuk tombol penghentian. Ketika ingin memakai tombol tersebut, keseluruhan output sebaiknya menjadi hitam. Hal ini berguna sebagai seperti tombol panik atau untuk membuat ketegangan sebelum lagu atau hiburan menggelegar muncul.
Lalu, bagaimana untuk pengalihan?

Caranya, temukan terlebih dahulu tombol Composition Bypass pada sisi atas sebelah kiri dari antarmuka lalu kliklah memakai mouse. Kemudian, tekan kendali tersebut. Sebaiknya pakailah tombol yang mudah ditemukan pada controller kalian. Lalu, tekan tombol tersebut dan begitu saja kalian sudah sukses memanfaatkan shortcut pertama kalian! Jika tombol Bypass terlalu besar, kalian tetap bisa mengetahui shortcut mana yang perlu dilakukan.
Demikian tutorial singkat cara mengendalikan Resolume melalui MIDI controller. Untuk cara yang lebih lengkap silahkan merapat ke situs Resolume berikut tips mengetahui apakah MIDI controller berfungsi atau tidak.
]]>