Lalu bahasan kita kali ini adalah dapatkah kita membangun studio dj dengan budget 10 juta? jawaban nya adalah BISA!. Yapp dalam membuat studio rekaman dj ternyata tidak diperlukan biaya yang sangat mahal. Syaratnya adalah kita harus pintar dalam membagi porsi budget untuk setiap barang yang ingin kita beli.
Berbicara masalah budgeting, dalam membeli alat-alat studio ternyata kita dapat semakin menghemat yaitu dengan memanfaatkan berbagai macam event diskon atau cashback yang biasanya ada di toko-toko musik. Promo atau diskon lebaran, akhir tahun, flash sale. Mencari informasi dari sosial media adalah hal yang wajib dilakukan untuk mendapatkan informasi yang tentunya akan memberikan keuntungan bagi kita ini. Namun apabila tidak ada, tenang saja dengan cermat mari kita perhitungkan skala prioritas spesifikasi minimal untuk membuat studio rekaman dj dengan budget yang kita targetkan yaitu maksimal 10 juta rupiah.
Harga maksimal 3 juta rupiah
Bagian yang paling penting adalah DJ Controller, belilah dj controller maksimal 3 juta. Di kelas ini dj controller yang bisa kalian beli dari Numark Party Mix, sampai dengan numark mixtrack 3. Selain itu kalian juga bisa dengan mencari dj controller bekas dengan kondisi yang layak beli, seperti Pioneer DDJ SX, dan sebagainya.
Harga maksimal 2 juta
Dengan budget sejumlah itu kita sudah dapat membeli speaker monitor baru standar yang cukup bagus yaitu dengan merk behringer, ataupun Samsons dengan harga 2 juta. Untuk awalan, speaker tersebut tentunya sudah cukup untuk digunakan sebagai studio DJ di rumah kalian.
Harga maksimal 500 ribu
Headphone digunakan untuk mendengar mix antara kedua lagu yang akan disambung dengan lebih detail. Salah satu saran kami, belilah headphone yang memang khusus untuk performing DJ seperti Numark HF 125, dan sebagainya.
Harga Maksimal 500 ribu
Kabel menjadi kebutuhan yang penting untuk diperhatikan. Pastikan terlebih dahulu apa kabel interkoneksi yang dibutuhkan dari masing-masing device. Coba check apakah itu TRS, RCA, TS, atau bahkan XLR cable. Dengan harga 500rb tentunya sudah cukup untuk membuat kabel-kabel interkoneksi device tersebut.
Dengan budgeting yang cermat, tentunya membuat studio dj dengan budget 10 juta cukup mudah. Budgeting di atas dapat kalian sesuaikan, apabila menemui kendala-kendala ketika melakukan pencarian terhadap barang-barang tersebut. Nah jika masih terdapat sisa, mungkin kalian dapat alokasikan untuk membeli peralatan atau kebutuhan opsional lain seperti meja, karpet, peredam suara, dan sebagainya. Nah berikut rangkuman budgeting studio DJ 10 juta telah selesai dirangkum oleh tim sekolahdj.com. Semoga bermanfaat!
]]>Hal yang satu ini adalah yang paling krusial, tentu saja budget harus disesuaikan dengan segala kebutuhan yang akan dibeli. Jangan terlalu mengejar harga speaker yang mahal, namun utamakan sound yang dihasilkan sesuai dengan standard studio sehingga kamu bisa menghemat budget untuk kebutuhan studio mu yang lain.
Kamu harus mulai mencari informasi tentang jenis speaker di internet atau kamu bisa bertanya kepada orang yang memahami betul tentang speaker, sehingga kamu nantinya tidak salah pilih dan memiliki studio dj yang berkualitas. Jenis speaker untuk kebutuhan studio adalah Studio monitor speaker, yang mana akan berbeda dengan Hifi Speaker. Penjelasan untuk kedua speaker ini akan redaksi sekolahdj.com jelaskan di artikel selanjutnya.
Studio Monitoring system yang paling pas digunakan untuk studiodj.com adalah speaker yang minimal besaran diameter-nya minimal 5 inch. 5-inch menjadi patokan untuk system yang paling baik karena besaran diameter ini dapat mendistribusikan keseluruhan frequency dengan baik, tidak terpotong khusunya di bagian low frequency.
Banyak sekali pabrikan yang memproduksi studio monitoring sistem yang baik, dan memiliki kelasnya masing-masing. Namun satu hal yang harus kamu pastikan sebelum membeli adalah garansi atas kerusakan speaker yang telah kamu beli, selain itu yang tak kalah penting adalah harga pasca pakai, atau dengan kata lain ketika kamu mau upgrade monitoring system kamu, harganya tidak jauh turun.
Ini yang sering diabaikan orang dan kebanyakan menganggap sama. Kamu harus tau dan memahami output dari laptop atau soundcard atau dj controller mu apakah RCA atau XLR atau TRS dan tentu saja pastikan sesuai dengan input yang ada di bagian belakang speaker.
Kebutuhanmu bukan hanya speaker saja untuk membuat studio DJ, maka dari itu menyisakan budget ini sangat penting karena ada banyak hal lagi yang harus kamu miliki seperti komputer, soundcard, kabel-kabel interkoneksi, dll. Contohnya, kamu akan memerlukan stand speaker untuk dapat mengenhance frekuensi speaker kamu. Stand speaker memberikan manfaat yang penting terutama untuk jenis bookshelf speaker. Dengan adanya stand speaker yang padat maka akan mengisolasi getaran speaker dari lantai agar bass yang anda dengarkan adalah bass yang nyata, bukan getaran dari rak, meja ataupun lantai.
‘Faktor lain pentingnya stand speaker adalah kebanyakan stand speaker menempatkan speaker sekitar sejajar dengan telinga pada saat kita duduk. Hal ini meluruskan woofer dan tweeter terhadap telinga serta mencapai keseimbangan suara yang terbaik. Stand speaker pun dirancang dengan hitungan secara matematis pada derajat kemiringan dan ketinggiannya sehingga suara-suara yang tidak diinginkan akan diminimalisasi.
Bagaimana, semoga artikel yang telah dirangkum redaksi sekolahdj.com ini dapat membuatmu lebih paham untuk cara memilih speaker bagi studio dj. Jika kamu mau sewakan studio dj mu jangan lupa jalankan strategi marketing yang tepat.
]]>