News

Peran Manajer dalam Karir Seorang DJ

0
tugas dari seorang manajer dj

Menjadi seorang manajer DJ memang tidak terkenal layaknya seorang DJ, namun pekerjaan sebagai manajer DJ sangatlah menarik untuk kamu yang suka menjalin relasi baru dan suka tantangan. Meski begitu, tidaklah mudah dalam menjadi seorang manajer DJ, apalagi untuk seseorang yang baru di bidang ini. Sebagai informasi buatmu berikut sekolahdj.com menguraikan tugas seorang manajer DJ.

 

Ini Tugas Manajer DJ yang Perlu Kamu Tahu!

  1. Fungsi Manajer

    Menjadi seorang manajer Dj harus siap menjalankan banyak fungsi sekaligus dan tidak ada jam kerja pasti. Selain berfungsi sebagai marketing untuk sang DJ, manajer DJ juga bertanggung jawab akan kontrak, pembayaran, promosi, merchandise, mencari sponsor, dan memberi masukan dan evaluasi untuk setiap gigs kepada DJ yang berada dalam managementnya. Namun yang pasti tugas utama seorang manajer DJ adalah menjalankan strategi promosi agar sang DJ mendapatkan gigs yang sesuai.

  2. Membantu Promosi

    Seorang DJ dengan jam terbang tinggi tentu tak lagi memiliki banyak waktu untuk mengurus semuanya sendiri. Dia harus fokus pada pengembangan skill, pemilihan materi, dan tentunya penguatan brand image. Namun itu semuanya tak akan bisa berjalan maksimal tanpa ada manajer yang membantu. Seorang manajer harus memiliki skill komunikasi persuasif yang baik, dan tentunya terlihat lincah didepan klien, agar DJ yang berada dibawah naungannya dapat berkembang dan cepat mendapatkan gigs.
    Seorang manajer harus mencari, membuat dan mengumpulkan materi untuk promosi di media sosial, web, yang dapat dijadikan bahan untuk bertemu calon klien yang akan mengundang DJ untuk performing.

  3. Membuatkan Tour

    Pekerjaan seorang manajer DJ tidak mudah dijalankan namun memberi kepuasan tersendiri. Seorang manajer harus cermat dalam melihat peluang dan kelebihan sang DJ sehingga bisa menambah nilai jual. Memiliki koneksi yang luas, ditambah dengan kreatifitas, maka akan banyak sekali hal yang dapat dilakukan untuk melakukan promosi bagi DJ yang berada di management nya. Misalnya dengan membuat tour luar kota, dengan tujuan membuat DJ tersebut lebih terkenal.

  4. Mencarikan Label

    Jika seorang DJ telah memiliki manajer bisa dikatakan sudah cukup untuk perkembangan karirnya kedepan, namun tentunya akan lebih maksimal lagi jika memiliki label yang menaungi sang DJ. Disini manajer juga bertugas untuk memilih materi terbaik karya DJ dan membuat profil semenarik mungkin kemudian memasukan nya ke  label DJ. Meski manajer bisa untuk mengurus distribusi materi, promosi dsb dengan dibantu beberapa orang, namun tanpa dukungan pendanaan yang kuat maka hal ini tak akan bisa berjalan. Untuk itulah label DJ sangat berperan disini.

  5. Pengaruh Dalam Karir Artis

    Pekerjaan ini sangatlah vital untuk seorang artis maupun DJ, karena salah memilih manajer tentu job tak akan pernah datang dan semuanya tinggal harapan. Manajer disini seperti orang tua yang memberi masukan, membuka peluang, merencanakan, dan mengurus segala hal tentang artis. Namun apabila sang manajer tidak aktif dan kurang kreatif sudah dapat dipastikan karir si artis akan mandek dan tentu sepi dari tawaran job.

  6. Manajer DJ ternama

    Saat ini banyak sekali nama-nama manajer DJ independen maupun yang bernaung dibawah manajemen dan label, seperti beberapa waktu lalu yang redaksi sekolahdj.com uraikan melalui artikel manajemen dan label dj di Indonesia (link : ). Contoh salah satu manajer DJ yang saat ini memegang DJ ternama Indonesia adalah Herry yang menaungi DJ Winky Junko dan DJ Ronijoni Junko.

  7. Potongan Fee Seorang DJ

    Dengan memiliki seorang manajer, sudah barang tentu DJ harus mengeluarkan budget untuk menggaji manajer. Namun biasanya gaji manajer atau yang biasa disebut sebagai management fee diambil 15 – 30% dari setiap kontrak job yang didapatkan. Meski pekerjaan seorang manajer tidak sedikit dan sangat komplex, nilai 15-30% dirasa pantas bagi seorang Manajer DJ.

  8. Untung Rugi Menggunakan Manajer DJ

    Semua hal yang dilakukan jika ditilik dari kacamata dualitas pasti ada untung dan ruginya, namun jika bisa meringankan pekerjaan dan DJ jadi memiliki waktu yang lebih luang untuk mengembangkan skill kenapa tidak dilakukan. Keuntungan seorang artis memiliki manajer sangat banyak diantaranya, tak perlu mengurus pembukuan, tak harus memikirkan konsep baik promo, maupun perform, tak perlu memikirkan strategi pemasaran yang tepat dan banyak lagi. Lalu apa kerugian buat DJ jika menggunakan manajer. Tentu pendapatan berkurang karena dipotong management fee. Selain itu banyak juga contoh kasus ketika mendapatkan manager yang kurang baik, seperti fee dibawa lari, dll. Well tapi semua kembali kepada kebutuhan dan kenyamanan masing masing.

Pasti saat ini kamu sudah mulai memahami segala seluk beluk DJ dan artis tentunya tak pernah lepas dari yang namanya manajemen, label, dan manajer. Sekian dulu ya uraian redaksi sekolahdj.com tentang tugas seorang manajer DJ.

Pesan Tersembunyi dalam Logo Seorang DJ

Previous article

Karir DJ Stuck? Coba lakukan 5 langkah ini

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in News