News

Tantangan Menjadi Seorang Resident DJ

0

Menjadi seorang resident DJ mungkin menjadi impian banyak DJ, meski tak sedikit pula yang menolak karena alasan tertentu.  Namun buat kamu yang berminat dan berkeinginan menjadi seorang resident DJ, berikut uraian tentang menjadi seorang resident DJ yang telah dirangkum redaksi sekolahdj.com.

Tantangan Resident DJ

  1. Komitmen

    Menjalani sebuah rutinitas yang sama setiap hari dari mulai jam, aktivitas, dan selalu siap dengan pemenuhan selera audience tentulah memiliki tingkat kejenuhan yang luar biasa. Maka dari itu komitmen sangat dibutuhkan oleh seorang resident DJ. Karena bagaimanapun juga seorang DJ merupakan mesin utama dalam sebuah club, maka dari itu tekanan dari manajemen, dan selera audiens akan selalu ada. Ada baiknya sebelum kamu menjadi seorang resident DJ perlu menguatkan mentalmu, juga ketahanan fisik yang prima.

  2. Disiplin

    Dimanapun tempat bekerja selalu dituntut kedisiplinan, karena kedisiplinan merupakan salah satu tolok ukur profesionalisme. Seorang resident DJ harus standby di club, terlepas akan perform pada opening, tengah ataupun closing. Selain disiplin pada peraturan tempat kerja. Kedisiplinan pada diri sendiri juga harus selalu diterapkan untuk menjaga ketahanan fisik, karena rutinitas menjadi seorang DJ, dengan segala konsekuensi kehidupan malamnya sangat rentan dengan pola-pola hidup yang berbeda dari kebanyakan orang.

  3. Waktu ngulik sedikit karena bekerja setiap hari

    Mengulik materi baru atau mempelajari dan mengasah tehnik baru tentu sangat asik dilakukan oleh seorang DJ. Namun saat kamu telah memutuskan untuk menjadi seorang resident DJ maka waktumu akan sangat terbatas bahkan tak ada lagi waktu untuk ngulik. Memang seorang resident DJ tetap diberikan libur oleh manajemen club, akan tetapi bukankah akan lebih baik digunakan untuk istirahat atau bersantai bersama keluarga.

  4. Wajib update playlist karena perform setiap hari

    Membawakan lagu yang berbeda setiap kali performing merupakan hukum wajib bagi para resident dj. Sehingga wawasan terhadap banyak lagu harus dimiliki oleh seseorang yang telah memutuskan untuk menjadi resident DJ.

    Adakalanya DJ diminta memainkan lagu tertentu oleh audience. Sebagai entertainer sejati tidak mungkin permintaan ini ditolak bukan. Harus diketahui juga bahwa lagu populer hanya akan bertahan paling lama 3 bulan, sedangkan distribusi lagu sendiri saat ini sangat cepat, disini seorang resident DJ juga harus peka melihat lagu mana yang akan booming dan meramunya menjadi sebuah penampilan mengesankan.

  5. crowd control or crowd pleasant

    Resident DJ selain memainkan list lagu di club juga memiliki tanggung jawab yang tak kecil. Ada dua hal yang menjadi pembedanya yaitu mengkontrol audiens untuk tetap chill (crowd control) atau mengikuti trend yang sedang berkembang (pleasant).
    Crowd Control DJ biasanya memainkan musik-musik dengan genre tertentu, sehingga penonton yang hadir di acara tersebut sedikit dan segmented. Berbeda dengan crowd pleasent yang berfungsi untuk memanjakan penonton dengan musik-musik top 40.

  6. Gaji Bulanan

    Salah satu faktor yang paling aman menjadi seorang resident DJ adalah adanya gaji bulanan yang akan didapatkan dari manajemen club sesuai dengan kesepakatan di awal. Selain itu compliment pun juga akan didapatkan oleh seorang resident DJ dari club. Tapi, perhatikan kembali tawaran awal dari tempat yang akan menghire kamu sebagai resident DJ, apakah tawaran tersebut sudah ‘pas’ dengan effort yang kamu keluarkan

  7. Tetap Mencari Gigs Untuk Mengasah Lebih banyak skill

    Menjadi resident dj memiliki salah satu keuntungan untuk mengasah skill dan meningkatkan jam terbang yang tinggi. Namun kekurangan dari seorang resident DJ adalah pilihan musik dan penggunaan-penggunaan teknik mixing biasanya diatur oleh tempat dj tersebut bekerja. Kamu harus mencari banyak gigs lain untuk mengasah skill diluar kebiasaan kamu.

Bagaimana, apakah kamu kini sudah siap untuk menjadi seorang resident DJ setelah membaca uraian redaksi sekolahdj.com tentang tantangan menjadi seorang resident DJ, tetapi jangan lupa untuk tetap menjadi diri sendiri dan tetap membumi.

Mengenal Event Organizer (EO) DJ

Previous article

Tips Untuk Tour DJ di Luar Kota

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in News